Durian

Raja Durian Cafe - Ragam Durian

Durian Montong

Durian Montong - Raja Durian Cafe

Durian Montong - Raja Durian Cafe

Raja Durian Cafe - Ragam Durian

Durian Kanyau

Durian Kanyau - Raja Durian Cafe

Durian Kanyau - Raja Durian Cafe

Raja Durian Cafe - Ragam Durian

Durian Medan

Durian Medan - Raja Durian Cafe

Durian Medan - Raja Durian Cafe

Raja Durian Cafe - Ragam Durian

Durian Musang King

Durian Musang King - Raja Durian Cafe

Durian Musang King - Raja Durian Cafe


 
 

 

MENGENAL BUAH DURIAN

KARAKTERISTIK

Durian adalah pohon abadi yang dapat dibudidayakan di hutan hujan tropis dan berbuah setelah 4-5 tahun, tergantung pada jenisnya.
Hidupnya dapat berlangsung dari 80 sampai 100 tahun dengan diameter batang 0,4 – 1,3 meter dan tinggi 21-24 meter lebih.
Durian diklasifikasikan sebagai pohon berkayu lunak.

Buah Durian memiliki aroma yang kuat dengan rasa yang berbeda-beda. Kulit Durian tentunya berduri dengan warna yang berubah dari warna hijau pada saat muda hingga warna coklat saat matang.

Setiap buah Durian biasanya berisi 5 bilik dengan biji berwarna coklat yang diselubungi oleh daging tebal berwarna kuning dengan rasa yang manis dan penuh aroma serta bertekstur lembut seperti krim yang sangat digemari pecinta Durian.

Durian adalah buah bergengsi dan berharga karena penampilan yang unik dan aroma yang sangat baik. Secara luas, buah Durian dikenal di Asia sebagai raja buah-buahan tropis.

VARIETAS POPULER BUAH DURIAN THAILAND

Durian termasuk pohon buah asli negara Thailand yang berasal dari Selatan. Kemudian menyebar mencapai daerah pusat Bangkok, Nonthanburi dan Thonburi.
Durian yang tumbuh di sekitar daerah ini sangat terkenal dan dianggap yang terbaik karena daerahnya yang subur dengan air yang cukup. Karena di wilayah bagian tengah Thailand adalah pusat kemakmuran negara, maka buah Durian disana telah diperbaiki kualitasnya dengan banyaknya varietas yang berbeda yang akhirnya tersebar untuk menggantikan varietas lokal di wilayah Timur dan Selatan selama 40 tahun terakhir ini.
Adanya masalah penyakit tanaman, iklim dan pemasaran menyebabkan petani untuk menanam sedikit varietas yang cocok saja dan menghasilkan buah yang baik, tahan penyakit dan membawa harga yang baik.

Saat ini Thailand merupakan tuan rumah Durian dengan sekitar 200 varietas yang sedang diteliti, seleksi dan diperbaiki.
Hal ini dilakukan untuk mempromosikan budidaya sebagai komoditas ekspor kemudian.
Varietas yng favorit di kalangan petani maupun konsumen ada 4 jenis: Chanee, Montong, Kanyau dan Kradumtong.

MENYEBARKAN VARIETAS BAIK DI NEGARA TETANGGA

Dua varietas favorit yang sangat digemari dikalangan konsumen adalah Chanee dan Montong. Keduanya telah terus-menerus dikembangkan sebagai kualitas terbaik di Thailand. Jenis Durian ini telah diperkenalkan ke negara-negara terdekat.
Di Indonesia, varietas Kani berasal dari Chanee dan Otong, sebuah keturunan langsung dari Montong Thailand.
Di Malaysia, varietas Durian D99 berawal dari Durian Thailand. Di Filipina, Chanee dan Montong telah ditanam secara luas.

ASAL NAMA VARIETAS DURIAN

Di masa lalu, petani menanam pohon Durian langsung dengan biji Durian di mana tanaman baru tersebut biasanya tumbuh tidak menyerupai tipe seperti induknya. Dengan cara ini varietas baru diciptakan, dan hasil yang baik diberi nama biasanya menurut bentuk dan tampilan buahnya, warna buahnya ataupun nama lokal dari tempat budidaya tersebut.
Ada beberapa cerita tentang asal-usul nama Durian yang berbeda yang dapat ditelusuri dalam beberapa varietas utama sebagai berikut:

Ada kepercayaan bahwa “Chanee” atau “Siamang” diambil namanya karena buah Durian jenis Chanee ini cenderung bergantung pada akhir cabang pohonnya sehingga tampaknya seperti seekor Siamang tergantung di pohon.

“Montong” atau Bantal Emas. Di Thailand, Mon berarti “Bantal” dan Tong berarti “Emas”. Montong ini dinamai atas penampilan buahnya oleh karena daging buah Durian Montong yang lezat ini berbentuk seperti bantal kuning keemasan.

“Kanyau” atau Tungkai Panjang. Di Thailand, “Kan” berarti “Tungkai”, sementara “Yau” berarti “Panjang”. Jadi derivasi namanya konsisten dengan penampilan luar, yang mana Tungkai Durian Kanyau agak lebih panjang dari Durian jenis lainnya.

“Kradumtong” atau Kancing Emas. Di Thailand, “Kradum” berarti “Kancing”, sementara “Thong” berarti “Emas”. Dinamakan Kancing Emas karena rasanya yang enak dan tunas Durian Kradumtong yang kecil serta bulat tampaknya seperti kancing baju tradisionil oriental.

JENIS-JENIS DURIAN

Semua varietas Durian dapat di klasifikasikan menurut waktu dari merkarnya bunga Durian hingga masa panennya.
Ada 3 jenis Durian pada umumnya, yakni jenis awal yang matang dalam waktu 95 sampai 105 hari seperti Durian Luang dan Durian Kradumtong. Jenis ini dipanen pada awal musim Durian sehingga si jenis awal ini pada umumnya dapat terjual dengan harga yang lebih tinggi.

Jenis menengah dengan periode pematangan antara 105 sampai 120 hari adalah Durian Kanyau, Durian Montong dan Durian Chanee. Varietas menengah ini diproduksi secara massal dan dipasarkan di puncak musim Durian pada saat harganya agak rendah.

Jenis akhir yang mencapai kematangan pada waktu lebih dari 120 hari adalah Durian Enak dan Durian Kampan yang agak jarang dibudidayakan.